
Jakarta, jtote Indonesia
—
Yadea, pemain global dalam industri kendaraan listrik, akan hadir di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 dengan meluncurkan produk terbarunya. Langkah ini diharapkan dapat menandai era baru transportasi di Indonesia.
Pabrikan ini dikenal dengan inovasi teknologi terdepan dan rekam jejak pasar yang kuat di industri mobilitas listrik global. Kehadirannya di Indonesia diharapkan dapat memimpin revolusi transportasi ramah lingkungan.
General Manager Yadea Indonesia, Lei Ming, menyampaikan Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi Yadea. Pihaknya akan terus meningkatkan investasi dan meluncurkan produk berkualitas tinggi yang sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kami juga berkomitmen untuk menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan di Indonesia, dengan menjalankan tanggung jawab sosial lokal secara aktif,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (6/2).
Yadea telah mencapai penjualan global lebih dari 100 juta unit, menjadikannya pemimpin dalam industri kendaraan listrik selama 8 tahun berturut-turut. Produk-produknya sendiri telah diekspor ke lebih dari 100 negara dan digunakan oleh lebih dari 100 juta pengguna.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai perusahaan kendaraan listrik roda dua pertama yang terdaftar di bursa saham (Kode Saham: 01585.HK), Yadea memiliki lebih dari 2.000 paten teknologi dan lebih dari 1.000 tenaga ahli R&D. Indonesia, sebagai pasar kendaraan ramah lingkungan yang potensial, akan menjadi salah satu fokus dari perusahaan.
Dengan dukungan kebijakan energi ramah lingkungan dari pemerintah Indonesia, saat ini Yadea tengah mendirikan pabrik lokal seluas 270.000 meter persegi dengan kapasitas produksi hingga 3 juta unit per tahun. Investasi senilai US$150 juta dari 2024 hingga 2028 ini akan mendukung operasional perusahaan mulai 2026.
“Saat ini, Yadea telah mengakhiri kerja sama operasional sebelumnya dan secara resmi memulai era baru dengan operasi independen di Indonesia. Kami akan terus berfokus pada kebutuhan pengguna dan memberikan pelayanan terbaik bagi setiap konsumen,” imbuh Lei Ming.
Yadea menawarkan teknologi hemat energi yang memungkinkan pengendara menempuh 100 km dengan biaya sekitar Rp5.000. Selain itu, Yadea juga memperkenalkan solusi mobilitas cerdas dan aman.
Salah satunya adalah teknologi TTFAR untuk daya jelajah lebih panjang, dengan dukungan baterai grafena yang dapat beroperasi dengan efisien dalam suhu ekstrem antara -15°C hingga 55°C, lengkap dengan garansi 2 tahun.
Di samping itu, keberadaan roda tahan gesekan dan anti-slip Yadea memastikan perjalanan lancar bahkan saat hujan.
Fitur-fitur canggih ini tidak hanya meningkatkan pengalaman berkendara, tetapi juga menghemat biaya transportasi hingga Rp6 juta per tahun. Teknologi pengisian cepat Yadea memungkinkan pengisian baterai hingga 80% hanya dalam 30 menit.
Yadea juga berkomitmen untuk mempercepat pembangunan jaringan pengisian daya di seluruh Indonesia. Perusahaan juga memberikan perhatian pada layanan purna jual dengan membangun sistem dukungan yang efisien dan efektif melalui berbagai saluran.
“Baik melalui platform layanan purna jual resmi Yadea, situs web resmi Yadea Indonesia, atau di toko-toko terdekat, pengguna dapat menikmati dukungan yang cepat dan profesional,” pungkas dia.
Sebagai informasi, Yadea akan hadir di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 pada tanggal 13 hingga 23 Februari di booth C2 C5. Pengunjung dapat melihat langsung produk-produk terbaru dan merasakan pengalaman berkendara yang canggih dan ramah lingkungan pada kesempatan ini.
(rir)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Tenggelam dalam Pikat Pesona Goresan Kuas Basoeki Abdullah
Baca lagi: Selain Tiket Pesawat, Upload Ini di Medsos Bisa Bahayakan Perjalananmu
Baca lagi: Komdigi Temukan Masih Banyak Anak Palsukan Umur untuk Akses Medsos




10 Responses
Penjelasan mengenai metrik dan indikator di artikel ini sangat terstruktur.http://www.kufirst.center.ku.ac.th/28jul2567/
Tulisan yang sangat taktis, membumi, dan berhasil menjembatani kesenjangan https://coursework.uma.ac.id/index.php/teknik/article/view/73ntara ambisi idealis dengan keterbatasan realitas di lapangan
Struktur rekomendasi di akhir tulisan ini dibuat dengan sangat sistematis, memudahkan kita untuk membuat skala prioritas tindakan secara mandiri https://www.townscript.com/e/clenbuterol-for-women-322431
Terima kasih atas penjelasannya, ulasan ini sangat membantu mencerahkan. Sebagai tambahan referensi, saya juga sempat membaca artikel senada yang lumayan mendalam di https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=285970 tadi.
Keren banget artikelnya, ngebantu saya memahami topik ini lebih dalam. Sebagai bahan bacaan ekstra, silakan mampir ke https://bresdel.com/blogs/352881/https-www-facebook-com-GreenySlimACVPlusKetoGummiesScam.
Terima kasih atas sharing informasinya min, ulasannya sangat berbobot dan bermanfaat. Rekomendasi referensi tambahan sejenis bisa dilihat juga di https://www.ourboox.com/b/1361834/protetox-reviews-usa-does-protetox-work-urgent-customer-update-3/
Artikel yang sangat mengedukasi dan membantu banget buat ngumpulin data riset kecil saya. Sukses terus min! Temen-temen yang mau nyari bahan bacaan tambahan, silakan kunjungi https://kierstenzshina.pages.dev/
Bagus banget artikelnya min, bener-bener ngebuka sudut pandang baru hari ini. Sukses terus ya! Sebagai tambahan bahan bacaan pendukung yang relevan, temen-temen bisa coba intip link https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F296977758_htm
Penjelasan yang luar biasa rapi. Sangat cocok buat dijadikan referensi tambahan. Sekadar info, materi serupa yang dibahas dengan menarik juga bisa dilihat di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297221771_htm
Akhirnya nemu juga tulisan yang mengupas tuntas materi ini dengan bahasa yang santai. Makasih min. Info pelengkap yang searah bisa dicek juga lewat tautan https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320654764_htm